Home Berita Produk Kaca Meja Indonesia Bebas BMAD dari Brasil

Produk Kaca Meja Indonesia Bebas BMAD dari Brasil

0
Ekspor kaca meja ke Brasil
Ekspor kaca meja ke Brasil (Foto: Albin Berlin/Pexels.com)

Produk kaca meja Indonesia akhirnya terbebas dari penerapan BMAD oleh Brasil. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menjelaskan, ekspor produk kaca meja atau glassware for table Indonesia ke Brasil berpotensi semakin menguat. Hal ini karena produk dimaksud akhirnya resmi terbebas dari Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD) dari otoritas Brasil.

Investigasi perpanjangan BMAD untuk produk ini dihentikan Otoritas Brasil pada tanggal 29 Juni 2022 silam. Adapun penyelidikan ini telah dimulai sejak tanggal 23 Desember 2021. Produk yang diinvestigasi tergolong dalam pos tarif 7013.49.00, 7013.28.00, dan 7013.37.00 yang berasal dari Indonesia, Argentina, dan Tiongkok.

“Ekspor produk kaca meja Indonesia ke Brasil akhirnya terbebas dari penerapan BMAD Brasil. Sejak 1 Maret 2011 atau lebih dari satu dasawarsa terakhir, produk ekspor kita dikenakan BMAD sebesar USD 0,15 per kg oleh Brasil,” ujar Mendag Zulkifli seperti dilansir dari siaran pers Kemendag, Senin (2/8/2022).

Pencapaian ini, lanjut Zulkifli, patut disyukuri mengingat penghentian penyelidikan ini dilakukan hanya dalam kurun waktu enam bulan sejak dimulai.

Mendag Zulkifli menyampaikan, keputusan ini berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan. Dalam final report dijelaskan, terdapat ketidakakuratan data yang diberikan industri dalam negeri sebagai pemohon dalam investigasi ini.

Ketidakakuratan data dari industri tersebut mempengaruhi reliabilitas dan validitas data termasuk klaim kerugian yang dialami industri dalam negeri Brasil. Alhasil, otoritas Brasil memutuskan untuk tidak memperpanjang penerapan BMAD diamskud.

Senada dengan itu, Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Veri Anggrijono menjelaskan, selama proses investigasi, Pemerintah Indonesia bersama eksportir selalu kooperatif dan kolaboratif.

“Kolaborasi kementerian terkait, Kedutaan Besar RI Brasilia, serta eksportir akhirnya berbuah manis dengan dihentikannya kasus tanpa rekomendasi perpanjangan penerapan BMAD,” ungkap Veri.

Setelah lebih dari 10 tahun, kata Veri, akses pasar glassware for table Indonesia siap kembali bersaing di pasar Brasil.

Berdasarkan data statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada periode Januari–Mei 2022 nilai ekspor kaca meja Indonesia ke Brasil mencapai USD 281,9 ribu, turun 69,5 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Sepanjang 2021, nilai ekspor produk dimaksud ke Brasil mencapai USD 2,2 juta. Untuk tahun 2018, Indonesia berhasil mencatatkan ekspor sebesar USD 7,6 juta.

Baca juga: Jawaban Pertanyaan Wawancara Tentang Pengalaman Kerja Anda?

Sementara itu Direktur Pengamanan Perdagangan Natan Kambuno mengungkapkan, pencapaian ini harus dimanfatkan dengan maksimal oleh eksportir Indonesia.

Kendati demikian, Natan mengingatkan agar eksportir tetap waspada mengingat negara-negara mitra dagang Indonesia semakin aktif menerapkan instrumen trade remedies dengan tujuan melindungi industri dalam negerinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here