Tips merawat motor setelah mudik
Tips merawat motor setelah mudik (Foto: Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Tips Merawat Sepeda Motor Setelah Mudik  – Kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang ditinggal lama saat liburan tanpa dipanaskan biasanya agak tersendat bila langsung digunakan untuk perjalanan. Untuk itu, sepeda motor membutuhkan perawatan setelah ditinggal liburan agar performanya tetap baik.

Berikut beberapa tips sederhana perawatan motor setelah ditinggal liburan :

1. Jangan digeber

Pertama, oli sepeda motor yang ditinggalkan saat liburan dan tak pernah dipanaskan biasanya mengendap pada begian bawah mesin, karena itu, pertama kali dihidupkan, jangan digeber-geber.

Pada saat itu oli belum bersikulasi dengan sempurna. Untuk mencegah rusaknya komponen mesin, disarankan untuk melakukan starter dengan kaki tetapi posisi kunci kontak posisi off. Lakukan hal ini selama kurang lebih 10 detik. Hal ini untuk menormalkan sirkulai oli tanpa memberi beban ke mesin.

Bila diperlukan oli sebaiknya diganti karena kekentalannya telah menurun sehingga kemampuannya melumasi mesin menurun dan kurang membantu performa mesin.

2. Faktor bensin basi

Kedua, perhatikan takaran bensin dalam tangki sepeda motor.Biasanya motor yang lama tidak digunakan mengalami kondensasi atau pembentukan uap air karena perubahan suhu dan berbagai faktor lainnya sehingga kerap disebut bensin basi.

Karena itu, sebaiknya bensin dikuras dan diganti dengan bensin baru sehingga uap air tidak sampai tercampur dengan bensin yang menimbulkan kerak pada tangki yang memungkinkan terjadinya karat pada tangki.

Setelah dikosongkan isi bensin atau bahan bahan bakarbaru penuh agar tak ada butiran air yang melekat pada tangki.

3. Bersihkan motor

Cuci dan keringkan motor. Tujuannya agar kotoran berupa debuh atau noda yang melekat selama ditinggalkan tidak menyati dengan bodi atau besi yang berpeluang menjadi jamur yang menyebabkan bercak pada sepeda motor.

Meski motor yang ditinggalkan ditutup dengan cover agar tidak berdebu, namun kelembaban bisa membuat jamur tumbuh apalagi cuaca tropis yang memiliki kecenderungan perubahan cuaca yang cepat. Untuk itu mencucui motor pada setelah liburan sangat diperlukan.

4. Periksa Angin Ban

Periksa angin roda dengan standar tengah. Ban motor yang tidak digunakan apalagi ditinggalkan dalam posisi standar samping akan cepat mengalami penurunan tekanan angin. Karena itu tekanan angin perlu ditambahkan agar berkendara lebih nyaman.

Baca juga: 7 Tips Lulus CPNS Terbaru

Isi kembali angin sesuai dengan tekanan yang disarankan sesuai dengan standar setiap merek ban yang digunakan pada sepeda motor. Hal ini sangat membantu karet ban anda tetap awet. Setelah tekanan ban disesuaikan Anda boleh bepergian dengan tunggangan Anda.

Selain keempat komponen diatas, saat menghidupkan motor untuk pertama kalinya Anda bisa memperhatikan komponen lain sepeti busi, sistem pengereman dan sietem pencahayaan atau lampu baik headlamp maupun lampu sein serta lampu indikator pada dashboard sehingga motor dipastikan dalam kondisi yang prima.

Share: